Update ilmu dan informasi anda mengenai pengetahuan teknologi, komputer, internet, windows 8, blog, tips dan trik serta info gratisan

Kerusakan Motherboard Beserta Cara Memperbaikinya

Ditulis oleh Nur Ardiansyah , Pada 6/13/2014 07:48:00 PM , Memiliki 0 comments
Motherboard atau biasa disebut Motherboard merupakan sebuah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik yang saling terhubung satu dengan yang lainnya, seperti Processor, RAM, ROM, serta BIOS. Motherboard merupakan komponen utama pada sebuah komputer, karena Motherboard menyatukan semua komponen-komponen yang ada pada komputer.

Motherboard memiliki beberapa komponen lain, diantaranya Konektor Power, Socket atau Slot Prosessor, North Bridge Controller, Socket Memori,  USB 2.0 port 1 dan port 2, USB 2.0 port 3 dan port 4, dan lain-lain. Berikut kami paparkan beberapa Gejala Kerusakan Motherboard Beserta Cara Memperbaikinya:

Gejala Kerusakan Motherboard Beserta Cara Memperbaikinya

Masalah: Mati Total

Cara mengatasinya:

Periksa power supply dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard. Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear. Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.Periksa juga apakah switch on nya berfungsi. Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan. Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard. Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.

Masalah: Hand dan sering mati atau Reset sendiri

Cara mengatasinya:

Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja. Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Anti virus eset smart security. Anda harus sering mengupdate antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya. Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas. Coba anda install ulang Windows. Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.

Masalah: Baterai Low

Cara mengatasinya: 

Muncul pesan CMOS failure atau ada kerusakan pada baterai CMOS, cobalah untuk mengganti baterai tersebut. Setelah baterai diganti, setting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS yang berubah.

Masalah: Menyala namun tidak tampil

Cara mengatasinya:

Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA. Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak. Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak. Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut. Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU. Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru. atau coba langkah-langkah alternatif dibawah ini:

1. Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.

2. Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.

3. Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Kami rekomendasikan memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.

Semoga permasalahan Anda segera teratasi dengan Adanya artikel Gejala Kerusakan Motherboard Beserta Cara Memperbaikinya.
Tidak ada referensi terkait
Bantu share artikel ini:

Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Nur Ardiansyah

Kerusakan Motherboard Beserta Cara Memperbaikinya

Ditulis oleh Nur Ardiansyah , Pada Jam 6/13/2014 07:48:00 PM

Kategori Hardware , Komputer , Laptop , Tutorial

Komentar 0 comments

HATI-HATI BAHAYA COPY PASTE!!!

Dilarang meng-copy paste artikel ini tanpa izin!

Jika anda ingin meng-copy artikel ini mohon disertai link ke blog ini.
0 comments Add a comment

Harap Baca Sebelum Komentar
=======================
- Sebelum berkomentar like, tweet, +1, share, follow google plus dulu ya
- Dilarang promosi/live link
- Dilarang berkata kotor
- Dilarang OOT (komentar yang tidak relevan tidak akan saya tampilkan)
- Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
=======================
TERIMA KASIH

Bck
Cancel Reply
Copyright ©2013 Blog Hertzer ZonE
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger